Jika Anda Takut Menyebrangi Lautan, Anda Tidak Akan Pernah Mencapai Pulau Baru
Ya,
jika Anda tidak berani alias takut menyebrangi lautan, Anda tidak akan pernah
sampai ke pulau lain. Ini memang kiasan, yang maknanya, jika Anda takut Anda tidak
akan mendapatkan apa pun yang Anda inginkan. Terutama, keinginan yang
memerlukan keberanian besar. Biasanya, untuk mencapai keinginan yang besar
diperlukan keberanian yang besar pula. Ini adalah mental block. Sebuah penghalang yang
menyebabkan Anda tidak akan meraih pencapaian besar. Sebuah penghalang yang
menyebabkan Anda tidak berkembang atau tidak meraih kemajuan. Sebagian orang
cuma menyerah dengan ketakutan. Saya takut, saya tidak berani, titik. Yang
terjadi adalah Anda akan memendam keinginan Anda. Kadang berbagai dalih pun
muncul sebagai alasan tidak mengejar impian besar Anda. Meski Anda punya banyak
alasan tidak mencapai tujuan besar Anda, periksalah, bisa jadi alasan
mendasarnya adalah ketakutan.
Apakah
Anda mau mengubur impian besar Anda karena ketakutan Anda atau mau
menghancurkan penghalang mental ini?
Jika Anda Takut Rugi Dalam Bisnis, Anda Tidak Akan Mendapatkan Keuntungan
Kasus
yang lebih nyata, bagaimana ketakutan bisa menjauhkan Anda dari keuntungan.
Dalam bisnis, selalu membutuhkan modal baik harta maupun waktu dan selalu ada
resiko apa yang kita keluarkan tidak akan kembali lagi. Untuk sebagian orang
akan takut kehilangan modal. Namun, jika Anda mengikuti ketakutan ini, kemudian
tidak jadi investasi, maka Anda tidak akan pernah mendapatkan keuntungan.
Keuntungan selalu bersama resiko. Potensi besarnya keuntungan juga berbanding
lurus dengan besarnya resiko. Jika Anda ingin mendapatkan peluang keuntungan,
maka Anda harus berani mengambil resiko. Jika Anda ingin mendapatkan keuntungan
lebih besar, Anda harus berani mengambil resiko yang besar. Bisnis besar perlu
investasi besar dengan potensi keuntungan lebih besar pula.
Anda
takut? Jangan harap bisa mendapatkan keuntungan bisnis jika Anda takut
mengambil resiko dari bisnis. Ketakutan akan memupus harapan mendapatkan
keuntungan. Anda harus berani BERANI MENGAMBIL RESIKO.
Jika Anda Takut Mengemban Tugas Berat, Anda Tidak Akan Punya Kesempatan Menunjukan Kemampuan Anda
Begitu
juga dalam karir . Jika Anda hanya memilih tugas-tugas mudah saja dan
menghindari tugas-tugas cukup menantang, Anda kehilangan kesempatan untuk
menunjukan kemampuan Anda. Jika persepsi atasan bahwa kemampuan Anda seperti
saat ini, maka wajar saja Anda tidak akan mendapatkan promosi. Berbeda, saat
atasan atau perusahaan melihat Anda mampu melakukan tugas-tugas yang berat,
maka Anda mungkin akan mendapatkan kepercayaan untuk memikul tugas lebih berat
sesuai dengan jabatannya. Sesuatu yang lumrah, gaji akan sesuai dengan pangkat
atau jabatan namun tuntutan kerja juga lebih menantang. Adalah tidak logis saat
Anda menuntut tugas lebih mudah dan gaji yang lebih tinggi.
Tunjukan
bahwa Anda pantas mendapatkan posisi lebih tinggi dengan cara berani memikul
tugas-tugas yang cukup menantang, dimana orang lain takut untuk melakukannya.
Berani?
Mengapa Takut?
Pada
dasarnya, ada dua penyebab ketakutan. Yang pertama pada diri sendiri dan yang
kedua faktor external.
Ketakutan Karena Diri Merasa Tidak Mampu
Faktor
internal yaitu karena ketidak percayaan diri. Jika Anda tidak percaya diri bahwa
Anda mampu, Anda akan takut melakukan tugas apa pun. Sama halnya dalam
bertanding atau berkelahi, jika kita tidak percaya diri untuk mengalahkan
lawan, kita akan takut. Jika kita tidak percaya diri untuk melalui jalan yang
sulit, kita akan takut melalui jalan itu.
Nyalakan
Lampu, Jalan Akan Terlihat
Selanjutnya,
agar Anda tidak takut lagi, maka nyalakan lampu. Bukalah mata, hati, dan
pikiran Anda dengan ilmu. Belajarlah. Tuntutlah ilmu.
Dan
sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu atas orang yang ahli ibadah seperti
keutamaan (cahaya) bulan purnama atas seluruh cahaya bintang. (H.R. Ahmad,
Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majjah)
“Barangsiapa
menginginkan sukses dunia hendaklah diraihnya dengan ilmu dan barangsiapa
menghendaki sukses akherat hendaklah diraihnya dengan ilmu, barangsiapa ingin
sukses dunia akherat hendaklah diraih dengan ilmu” ~Iman Syafi’i
Kesimpulan
Ketakutan
adalah salah satu mental block yang bisa menghalangi Anda dari apa yang Anda
inginkan. Menghalangi Anda untuk mengoptimalkan potensi Anda. Meski pun
ketakutan itu bermanfaat untuk waspada, namun jika berlebihan akan menjadikan
Anda tidak berkembang. Untuk itu, diperlukan cara yang benar untuk mengatasi
ketakutan yang berlebih, yaitu dengan meningkatkan kepercayaan diri dan selalu
belajar atau menuntut ilmu. Saat ilmu sudah kita miliki dan kita percaya diri,
insya Allah ketakutan berlebihan tidak akan ada lagi.
0 comments:
Post a Comment